- On 8 April 2020
- In Trip
- Tags
Keunikan Wisata di Desa Tenun Sukarara Lombok Wajib Dikunjungi
Selain Memiliki keanekaragaman pesona alam yang indah, Pulau Lombok juga terkenal dengan kerajinan tenunnya. Wisata Desa Tenun Sukarara Lombok merupakan desa wisata di Pulau Lombok yang menarik, dan wajib Anda kunjungi.
Desa ini berlokasi di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Lombok. Lokasi ini cukup berdekatan dengan Pantai Kuta, Tanjung Aan, Desa Sade, dan Desa Banyumulek. Apabila Anda mengunjungi desa ini maka akan Anda temui banyak wanita yang mahir dalam membuat kerajinan tenun khas Lombok. Seperti apa keunikannya? Simak informasi selengkapnya di bawah ini!
Keunikan Khas Wisata Desa Tenun Sukarara Lombok
Wisata Desa Sukara Lombok adalah desa penghasil kerajinan tenun songket khas Pulau Lombok yang sangata terkenal.
Beberapa keunikan dari Desa Tenun Sukarara ini adalah hasil kerajinanya yang khas. Ini menjadikan Desa Sukarara sebagai desa wisata yang wajib Anda kunjungi saat berada di Pulau Lombok. Keunikan khas Desa Tenun Sukarara tersebut di antaranya :
1. Tenun Songket Sukarara
Tenun songket adalah kain tenun yang dibuat melalui teknik dengan menambahkan benang pakan dengan benang sintetis sebagai hiasan, biasanya berwarna emas atau perak.
Hiasan tersebut disisipkan di antara benang lusi. Kadang hiasan ini berupa manik-manik, kerang, atau bahkan uang logam.
2. Bahan Benang
3. Menggunakan Pewarna Alami
Selain itu, kain tenun khas Desa Sukarara ini tidak mudah luntur karena pewarna yang digunakan terbuat dari bahan-bahan alami yang diambil dari tumbuhan dan bahan organik seperti kulit kayu, daun indigo, atau kunyit. Pewarna ini juga sering digunakan untuk memberi warna pada benang sebelum ditenun menjadi kain.
4. Proses Pembuatan Tradisional (Hand Made)
Proses penenunan di Sukarara biasanya dilakukan secara tradisional, dengan menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM), di mana para pengrajin dengan sabar menenun benang menjadi kain dengan pola khas Lombok yang kaya akan budaya dan makna.
Dalam proses pembuatanya, kain tenun songket ini membutuhkan kehati-hatian yang cukup besar, dibutuhkan waktu satu minggu sampai satu bulan untuk penenun menyelesaikan satu kain katun songket.
5. Motif Kain Tenun yang Unik
Motif kain tenun Sukarara dari Lombok memiliki kekhasan tersendiri yang mencerminkan budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat setempat. Berikut adalah beberapa motif yang sering ditemukan pada kain tenun Sukarara:
-
Motif Subahnale: Ini adalah salah satu motif paling populer dan melambangkan rasa syukur kepada Tuhan. Biasanya memiliki pola yang rumit dan simetris, dengan bentuk-bentuk geometris yang rapi.
-
Motif Keker: Motif ini menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Sasak, suku asli Lombok. Pola ini sering kali berbentuk garis-garis atau kotak-kotak sederhana yang merepresentasikan kesederhanaan hidup.
-
Motif Bunga: Banyak kain tenun Sukarara yang dihiasi motif bunga, yang melambangkan keindahan dan kesuburan alam di Lombok. Motif ini sering kali dipadukan dengan warna-warna cerah seperti merah, kuning, dan hijau.
-
Motif Rumah Adat: Ini merupakan salah satu motif yang menggambarkan warisan budaya Lombok, dengan pola yang menyerupai bentuk rumah adat masyarakat Sasak. Motif ini biasanya memiliki makna filosofis tentang rumah sebagai pusat kehidupan dan perlindungan keluarga.
-
Motif Kupu-Kupu: Kupu-kupu sering kali dipilih sebagai motif untuk melambangkan kebebasan dan keindahan. Motif ini banyak digunakan dalam kain tenun yang ditujukan untuk acara-acara khusus seperti pernikahan.
-
Motif Naga: Naga merupakan simbol kekuatan dan keberanian. Motif ini sering muncul pada kain tenun yang dipakai untuk upacara adat atau ritual penting di masyarakat Lombok.
-
Motif Ikan dan Hewan Laut: Lombok dikenal sebagai pulau yang dekat dengan laut, sehingga beberapa kain tenun juga menggambarkan motif ikan atau hewan laut lainnya yang merepresentasikan hubungan masyarakat Lombok dengan laut.
Kain tenun dengan motif-motif ini tidak hanya digunakan sebagai pakaian tradisional, tetapi juga sering digunakan dalam berbagai upacara adat dan kegiatan sosial, menjadikan kain tenun Sukarara sebagai bagian penting dari identitas budaya Lombok.
6. Komoditi Lombok yang Mendunia
Kain tenun songket khas Desa Sukarara ini telah menjadi bagian dari komoditi Pulau Lombok yang sudah terkenal di pasaran luar negeri. Selain menghasilkan tenun songket, masyarakat Desa Sukarara juga memperoduksi kain tenun ikat. Bahan kain tenun ikat adalah dari katun. Waktu pengerjaannya pun juga tidak lama. Untuk 3 meter tenun ikat hanya di perlukan waktu satu hari.
7. Keahlian Menenun Warga Lokal Sukarara
Hal unik lain yang dimiliki desa ini adalah tradisi menenun secara turun temurun. Di desa ini, hampir semua perempuan bisa menenun dan jarang ada yang mau bekerja di luar daerahnya.
Hal ini dikarenakan sebuah tradisi yang mengharuskan kaum wanita Desa Sukarara bisa serta ahli dalam menenun, jika mereka belum menguasai cara menenun maka mereka belum diperbolehkan untuk menikah.
Jadi mereka diperbolehkan menikah jika mereka sudah mahir dan pandai menenun. Selain itu, wanita yang menikah di desa ini di wajibkan untuk menggunakan songket karena songket dianggap sebagai lambang kelanggengan suatu hubungan.
Tips Menuju Wisata Desa Sukarara Lombok
Anda bisa mengunjungi Wisata Desa Sukarara Lombok ini dengan menggunakan kendaraan pribadi Anda atau juga menggunakan kendaraan umum. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat menempuh melalui jalur Mataram-Cakranegara-Kediri-Sukarara
Sedangkan apabila Anda menggunakan angkutan umum, maka Anda bisa menggunakan angkutan dengan jurusan Mataram-Baretais, kemudian angkutan jalur Baretais-Praya lalu turun di terminal bus Renteg. Dari terminal bus ini lanjutkan perjalanan Anda ke Desa Sukarara dengan menaiki Cidomo.
Desa ini menyuguhkan wisata adat khas Pulau Lombok yaitu tenun songket. Di desa ini, selain pemandangan alam asli yang di suguhkan di desa ini, Anda juga bisa menikmati beragam hasil tenun songket khas Pulau Lombok.
Anda juga bisa menyaksikan proses pembuatan nya di rumah-rumah para penenun. Hampir semua rumah di desa ini memiliki alat tenun tradisional dan penjadi penenun yang ahli.
Anda wajib mengunjungi tempat ini saat berlibur di Pulau Lombok karena tempat ini menjamin liburan di Lombok Anda tidak mengecewakan.
Bagaimana Anda tertarik untuk berkunjung ke Desa Tenun Sukarara juga? Jika Anda tertarik untuk wisata ke Lombok dan berkunjung ke Desa Sukarara, Can Tours Lombok solusinya!
Anda bisa menghemat biaya wisata hingga 50% bersama keluarga atau sahabat. Tidak hanya wisata di atas, Anda masih bisa berkunjung ke tempat-tempat menarik Lombok lainnya dengan harga terjangkau dan fasilitas terbaik.
Tunggu apa lagi? Yuk cek paketnya dan booking tour Lombok sekarang bersama Can Tours!